Kisah di Balik Jalur Ini: Nancy telah berprestasi sangat baik selama dua puluh tahun terakhir di Canton Fair!
Ketika Nancy Du pertama kali memasuki Canton Fair pada tahun 1999, dia tidak menyangka bahwa lencana sederhana yang tergantung di lehernya akan menjadi awal dari sesuatu yang sangat istimewa. Lencana itu tipis dan terbuat dari kertas. Hanya tercetak namanya, tetapi lencana itu membuka pintu ke dunia yang kemudian akan menentukan kariernya, visinya, dan semangat Tim Runtong & Wayeah.
1999: Langkah Pertama Keberanian
Aula itu dipenuhi dengan kegembiraan, dan suasana terasa penuh dengan rasa ingin tahu. Nancy hanya memiliki beberapa sampel dan setumpuk brosur yang dicetaknya sendiri, tetapi dia senang membagikannya kepada pelanggan. Dia tidak yakin apa yang akan terjadi, atau apakah ada yang akan mampir. Tetapi ternyata ada yang datang! Pembeli pertamanya, seorang importir kecil yang ramah dari Afrika, menghabiskan hampir setengah jam mengobrol dengannya tentang bahan dan kemasan. Kesepakatan itu mungkin kecil, tetapi bagi Nancy, itu terasa seperti pencapaian yang luar biasa.
2000: Pameran Canton hanyalah satu fase
Dulu, Canton Fair hanya diadakan setahun sekali, dan semuanya dilakukan secara manual. Stan-stan pameran sederhana, formulir pemesanan ditulis tangan, dan para pembeli datang membawa buku katalog tebal. Nancy mengenang dengan penuh suka cita saat mengantre berjam-jam untuk mendaftar, dan bagaimana ia membawa kotak-kotak sampel produk dengan tangan. "Setiap langkah adalah perjuangan," katanya, "tetapi setiap perjuangan membuatku semakin yakin — di sinilah tempatku seharusnya berada."
2004: Menemukan Arah — Perawatan Sepatu
Tahun 2004 adalah tahun yang besar bagi kami. Nancy menemukan ceruk pasar perawatan sepatu — permintaan yang kecil namun terus berkembang di kalangan pembeli global. "Anda tahu, saya benar-benar merasa produk-produk ini berbeda dari barang-barang fesyen. Semuanya tentang detail dan kualitas, dan itu sangat penting." Dia menyadari bahwa ini adalah sesuatu yang bisa dia lakukan dengan baik. Tahun itu, dia kembali ke rumah dan mulai mengembangkan lini produk semir dan sol sepatu pertamanya.
2002: Menjelajahi Produk yang Sesuai dengan Kebutuhan Pengembangan Pelanggan
Itulah tahun-tahun pencarian—Nancy mencoba berbagai macam produk, mulai dari barang kebutuhan sehari-hari hingga aksesori perjalanan, tanpa tahu harus mengambil arah mana. “Saya belum memiliki produk yang benar-benar mewakili diri saya,” akunya. “Tetapi saya memiliki keyakinan—jika saya terus berusaha, saya akan menemukannya.”
2006: Beralih dari Meja ke Stan
Pada tahun 2006, Nancy memiliki stan sendiri, yang sangat menggembirakan! Produk-produknya terlihat jauh lebih profesional, dan kemasannya jauh lebih bersih. Untungnya, orang-orang mengingat wajahnya – "Wanita dengan semir sepatu dari Yangzhou." Canton Fair terus berkembang, seperti halnya kekuatan ekspor Tiongkok yang terus meningkat! Bagi Nancy, itu adalah pengalaman yang sangat menggembirakan dan mengharukan – dia merasa menjadi bagian dari sesuatu yang jauh lebih besar dari dirinya sendiri.
2013: Kekuatan Kepercayaan
Sepuluh tahun telah berlalu. Beberapa pembeli pertamanya masih mengunjungi kiosnya, menyapanya seperti teman lama, yang sungguh menyenangkan. Mereka telah tumbuh bersama – bisnis mereka, keluarga mereka, impian mereka. "Kami tidak hanya berdagang barang," kata Nancy. "Kami semua berada di sini bersama-sama, Anda tahu, kami harus saling percaya."
2015: Senyum di Booth
Pada titik ini, stan tersebut telah berubah total — sekarang menampilkan kotak lampu dan sampel yang telah diatur dengan cermat, dengan tim kecil yang tersenyum di sampingnya. Nancy tidak lagi sendirian. Dia telah membangun jaringan profesional di dalam pameran tersebut. "Setiap lencana bukanlah piala," katanya. "Itu mewakili kenangan penting tentang siapa kita selama periode itu."
2023: Reuni dan Ketahanan
Setelah pandemi, Canton Fair 2023 terasa seperti reuni. Stan Nancy menarik mitra yang sudah bertahun-tahun tidak ia temui. Diskusi berfokus pada ketahanan, rantai pasokan, dan pentingnya menjaga optimisme dalam perdagangan. "Tahun itu, lebih dari sekadar bisnis, ini tentang koneksi," katanya.
Dari Satu Orang Menjadi Sebuah Tim, Dari Klien Menjadi Mitra
Ketika Nancy berbicara tentang perjalanan Runtong, dia tidak pernah memulai dengan angka atau pesanan.
Dia memulai dengan orang-orang – wajah-wajah yang dia temui di Canton Fair, nama-nama yang tertulis di kartu nama yang menguning, dan banyak jabat tangan yang dimulai bukan dengan kontrak, tetapi dengan kepercayaan.
Menyusul keputusan strategis Nancy pada tahun 2004 untuk fokus pada produk perawatan sepatu dan sol dalam, stan kecil yang sebelumnya ia tempati mulai menarik pelanggan tetap. Beberapa di antaranya adalah pelanggan tetap dari Eropa yang sengaja berkunjung setiap tahun, tidak hanya untuk memesan barang tetapi juga untuk membahas tren pasar, kabar terbaru keluarga, dan pembukaan toko baru.
"Mereka tidak hanya melihat saya sebagai pemasok," kata Nancy pelan. "Mereka memperlakukan saya sebagai mitra yang memiliki hubungan profesional jangka panjang."
Bisnis Runtong berkembang dengan cara yang serupa — secara diam-diam, konsisten, dan penuh empati. Nancy belajar bahwa dalam perdagangan, kepercayaan adalah mata uang yang sebenarnya. Produk yang baik adalah langkah pertama, tetapi penting juga untuk menekankan pentingnya kejujuran dan keandalan guna menjaga hubungan positif dengan pelanggan.
Ada periode di mana pengiriman barang kurang efisien, atau ketika nilai tukar mata uang menimbulkan tantangan.
Nancy biasa bekerja hingga larut malam untuk menjawab pertanyaan klien, memberikan penjelasan yang komprehensif, dan memastikan setiap klien merasa dipahami dan dihargai. "Terkadang, tujuannya bukan untuk menyelesaikan masalah secara langsung," kenangnya. Tujuannya adalah untuk menyampaikan kepada orang lain bahwa mereka mendapat dukungan dan bahwa mereka tidak sendirian.
Selama periode tersebut, terdapat banyak sekali email yang diawali dengan kata-kata berikut:
"Nancy tersayang, terima kasih atas pengertianmu..."
"Jangan khawatir, kami akan menunggu kiriman Anda berikutnya."
Kata-kata itu sederhana, tetapi bagi Nancy, kata-kata itu mengandung kehangatan.
Seiring perusahaan semakin matang, Tim Runtong & Wayeah mulai terbentuk — bukan sebagai struktur korporasi, tetapi sebagai lingkaran orang-orang yang terhubung oleh keyakinan yang sama: berbisnis dengan tulus akan menghasilkan kemitraan yang langgeng.
Banyak klien mereka telah bekerja sama dengan mereka selama lebih dari satu dekade. Beberapa di antaranya bahkan mengunjungi pabrik di Yangzhou, bukan untuk inspeksi, tetapi untuk mempererat persahabatan. Mereka membawa oleh-oleh dari negara masing-masing, berfoto bersama tim, makan bersama, dan merasakan momen kebersamaan.
Salah satu klien lama Nancy dari Amerika Selatan pernah berkomentar bahwa mengunjungi stan Nancy seperti pulang ke rumah.
Bagi Nancy, ini adalah bentuk pengakuan tertinggi yang bisa ia terima.
Seiring berjalannya waktu, perusahaan tersebut tidak mengejar ekspansi cepat atau lini produk yang luas. Sebaliknya, perusahaan tersebut fokus untuk menjadi mitra yang dapat diandalkan — merespons dengan cepat, menyesuaikan secara fleksibel, dan menepati janji.
Setiap balasan email, setiap sampel yang dikirim, dan setiap keterlambatan pengiriman dijelaskan dengan sabar, yang berkontribusi pada pembangunan reputasi Runtong secara bertahap di luar negeri.
Perlu disadari bahwa setiap kontainer yang dikirimkan mewakili lebih dari sekadar transaksi bisnis; kontainer tersebut juga mewakili sebuah hubungan.
Setiap kotak membawa beban percakapan, kepercayaan, dan kepedulian — sebuah ikatan yang terbentuk selama bertahun-tahun melalui konsistensi.
Saat ini, ketika klien baru mengunjungi stan Runtong dan menanyakan tentang kualitas unik yang membedakan perusahaan kami, kami siap menjawab. Nancy tersenyum dan berkata, "Mungkin masalahnya adalah kami mengingat orang, bukan hanya harga."
Pertumbuhan Runtong & Wayeah Team tidak didorong oleh ekspansi, melainkan oleh dedikasi terhadap keunggulan dan tujuan yang kuat.
Pameran Canton ke-138: Babak Baru Pertemuan
Seiring dibukanya Canton Fair ke-138, Tim Runtong & Wayeah kembali hadir di aula yang terkenal namun terus berkembang ini. Stan baru ini mencerminkan keahlian Nancy, menampilkan palet warna yang tenang, tata letak terbuka, dan produk-produk yang berbicara sendiri.
Tahun ini, tim dengan bangga mempersembahkan generasi baru sol dalam sepatu yang nyaman dan konsep kemasan netral, yang dirancang untuk klien internasional yang mencari kolaborasi OEM/ODM. "Tujuan kami adalah menciptakan lingkungan yang membangkitkan perasaan akan sebuah narasi yang sedang terungkap," jelas Nancy. "Karena setiap pengunjung menjadi bagian dari babak selanjutnya dalam perjalanan kami."
Epilog: Dari Satu Orang Menjadi Sebuah Tim, Dari Sebuah Umpan Menjadi Sebuah Tujuan
Runtong telah berpartisipasi dalam berbagai pameran dagang selama dua puluh tahun terakhir, dan selama waktu itu telah membangun banyak koneksi bisnis. Dari lencana kertas tahun 1999 hingga kartu pintar tahun 2025, Nancy selalu fokus pada masa depan.
Runtong & Wayeah Team adalah perusahaan yang dikenal karena komitmennya terhadap keahlian, ketulusan, dan kemitraan. Kami dengan hangat menyambut semua teman, baik lama maupun baru, untuk bertemu kembali dengan kami di Booth 14.4 I12 dan 5.2 F12, dan untuk terus berjalan bersama di jalan yang panjang dan indah ini.
Waktu posting: 23 Oktober 2025


